Menjalani Hidup Berkualitas dengan Kanker Paru-paru

kanker paru, istirahat, olahraga

Tahu bahwa Anda menderita penyakit kanker, pasti tidaklah mudah. Ada banyak aspek kehidupan yang akan terpengaruh, mulai dari ekonomi, sosial, hingga motivasi hidup yang mungkin beranjak turun hingga nyaris mencapai titik terendah.

Perjuangan belum berakhir, selama Anda masih bernapas. Tetaplah bersemangat dan jalani kehidupan yang berkualitas. Inilah petunjuk dari William Blahd, MD, dokter dan konsultas situs kesehatan WebMD.

1. Dapatkan faktanya

Setelah Anda tahu apa yang terjadi, inilah saatnya Anda memegang kontrol. Benar! Jangan diam pasrah. Meski sulit, mencari tahu apa yang harus Anda jalani ke depan akan lebih baik daripada tidak tahu apa-apa sama sekali. Menjadi tahu adalah salah satu kunci keberhasilan kerjasama antara dokter dengan pasien.

- Tulis apa saja yang ingin Anda tanyakan ke dokter

- Catat penjelasan dokter sehingga suatu hari Anda membutuhkannya, Anda tinggal membaca catatan itu.

- Ajukan pertanyaan, apapun itu yang menurut Anda kurang masuk akal. Minta dokter menjelaskan sampai Anda benar-benar paham.

- Bawa seorang pendamping ketika berkonsultasi agar dia bisa ikut memahami apa yang terjadi. Seorang pendamping wajib tahu apapun tentang orang yang didampinginya agar bisa mengambil keputusan yang tepat jika dibutuhkan.

2. Istirahat

Kanker paru-paru dan pengobatannya, akan membuat Anda lebih mudah lelah. Tidurlah kapanpun tubuh Anda membutuhkannya. Anda berhak berkata tidak ingin menerima penjenguk, jika Anda ingin beristirahat. Jangan sungkan.

3. Makan yang sehat

Makanan yang sehat dan dalam jumlah yang mencukupi akan menyediakan energi yang Anda butuhkan untuk melawan rasa lelah. Makanlah, jangan menolak untuk makan, supaya Anda:

- Merasa lebih baik

- Punya cukup energi

- Mengurangi risiko infeksi

- Sembuh dan pulih lebih cepat

4. Tetap berolahraga

Selama dokter mengizinkan, gerakkan tubuh Anda dengan cara tertentu, bisa bersepeda, berenang, jalan, atau joging. Aktif secara fisik akan:

- Meningkatkan level energi

- Mengurangi stres

- Meningkatkan nafsu makan

- Membuat Anda lebih bersemangat

5. Fokus kepada perasaan Anda

Tahu bahwa Anda menderita kanker, seringkali menjadi titik balik dalam kehidupan. Jika sebelumnya Anda punya riwayat depresi atau stres, akan lebih sulit bagi Anda untuk berdamai dengan kenyataan. Tapi, hadapi dan jalani saja.

Tidak ada pilihan selain menjalani saja, namun bukan berarti tidak ada harapan. Bicara dan curahkan isi hati Anda kepada teman, keluarga, perawat dan petugas medis lainnya.

6. Praktikkan pola hidup sehat

Sangat mudah untuk jatuh ke dalam kebiasaan buruk dengan alasan stres karena penyakit. Tapi merokok, minum alkohol, kurang tidur, makan terlalu banyak atau sedikit, tidak berolahraga, akan memengaruhi kualitas hidup Anda. Itu semua akan memperburuk penyakit Anda. Bukankah Anda ingin berjuang untuk sembuh?

Jaga tubuh Anda dan bersandarlah pada sahabat, keluarga dan petugas medis untuk membantu Anda menjaga kesehatan, atau minimal tidak memperburuk keadaan.

7. Cari tahu efek samping pengobatan

Ada banyak jenis terapi yang berbeda untuk kanker paru-paru. Terapi-terapi tersebut memberi efek yang berbeda pada tiap orang. Namun, umumnya, terapi kanker akan menimbulkan efek samping:

- Merasa lelah

- Infeksi

- Nyeri

- Mual dan muntah

- Anemia

- Berkeringat

- Depresi

Biarkan dokter tahu apa yang Anda rasa, sesegera mungkin. Mungkin dokter punya solusinya, misalnya dengan mengubah jenis obat. Pola hidup sehat juga akan membantu Anda merasa lebih baik.

8. Jalin komunikasi yang baik dengan tim medis

Tim medis akan membantu Anda membuat keputusan, membuat tujuan atau target dan memberi perawatan yang Anda butuhkan. Pastikan mereka tahu dengan detail tentang kondisi Anda, baik fisik maupun mental.

9. Bergabung dengan grup pendukung

Kanker paru-paru adalah jenis kanker kedua terbanyak yang dialami manusia di muka Bumi ini. Karena itu, ada banyak grup pendukung (support group), baik itu di dunia maya maupun di dunia nyata seperti di rumah sakit. Bergabunglah dengan mereka.

Menjadi bagian dari sistem pendukung dapat menyediakan jawaban yang tidak bisa segera Anda ketahui dari dokter.

Terpenting, Anda tidak akan merasa sendiri karena di grup itu Anda akan bertemu dengan teman-teman senasib dan para pendampingnya. Anda akan mendapat banyak keuntungan mental dengan bergabung ke dalam satu atau lebih grup pendukung. Percayalah!