Pada Kasus Ekstrem, Ciuman Bibir Pun Bisa Timbulkan Risiko Kanker

Kanker. perawatan kanker, pencegahan kanker

  Darwin, Kanker pada kepala dan leher biasanya lebih diidentikkan dengan kebiasaan merokok. Namun penelitian terbaru mengungkap berciuman jauh lebih berbahaya dari yang dibayangkan.

  Setidaknya inilah yang ditemukan Kepala Departemen Bedah Kepala, Maksilofasial dan Leher dari Royal Darwin Hospital, Dr Mahiban Thomas. Menurutnya, french kiss atau yang lebih akrab disebut dengan ciuman bibir dapat menularkan human papilloma virus (HPV).

  Tak tanggung-tanggung, Dr Thomas mengklaim HPV berkontribusi terhadap 70 persen kasus kanker pada kepala dan leher yang ada saat ini.

  "Bila virus ini bisa masuk dan mencapai orofaring (bagian dari tenggorokan), risiko kankernya bisa 250 kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak kedapatan virus ini," terangnya kepadaDaily Mail Australia dan dikutip Kamis (30/7/2015).

  Baca juga: Ciuman Bibir: Romantis atau Menjijikkan?

  Pernyataan ini diamini Centers for Disease Control and Prevention. HPV tak lagi disangkutpautkan pada kanker serviks saja dan sejumlah studi mengungkap bahwa HPV, terutama HPV oral memang dapat disebarkan lewat seks oral maupun ciuman bibir.

  Namun CDC mengingatkan dari 100-an tipe HPV yang ada, hanya 8 strain HPV yang 'berisiko tinggi' menyebabkan kanker pada orofaring. Jika digali lebih mendalam, rata-rata hanya tujuh persen orang yang memiliki HPV oral. Dan dari situ hanya satu persen pasien kanker orofaring yang benar-benar disebabkan oleh HPV oral.

  Kendati demikian, Dr Thomas mengingatkan perubahan perilaku seks pada generasi muda saat ini ikut bertanggung jawab terhadap tingginya angka penderita kanker orofaring dewasa ini.

  "Dulu hanya merokok dan minum alkohol, tapi generasi muda saat ini lebih menyukai seks oral karena tidak berpeluang mengakibatkan kehamilan," jelasnya.

  Perilaku seks lain yang disoroti Dr Thomas adalah kecenderungan seseorang untuk bergonta-ganti pasangan dan kebiasaan 'petting' atau aktivitas berciuman secara menggebu-gebu namun menghindari penetrasi. "Padahal makin banyak yang dicium, makin besar risikonya terkena HPV," pungkasnya.

  Baca juga: Kissing Disease Mewabah, Sekolah di Oklahoma Terpaksa Tutup

  Penyakit lain yang diklaim dapat ditularkan lewat ciuman adalah kissing disease atau infectious mononucleosis. Ini tak lain infeksi Epstein-Barr virus yang dapat menyebar lewat air ludah, bersin, batuk-batuk atau menggunakan alat makan yang sama secara bergantian.