Jenis Pemeriksaan yang Harus Diperhatikan Penderita Kanker Payudara

Sering dijumpai pasien rawat jalan seperti ini. Setelah mereka duduk, mereka berkata pada dokter mengenai jenis pemeriksaan apa yang harus dilakukan. Sebagian besar orang-orang seperti ini memiliki pemahaman tertentu tentang kanker payudara, mengetahui alat pemeriksaan secara umum, dan pernah mendengar tentang pemeriksaan apa yang paling baik dan paling maju. Dapat berkonsultasi terlebih dahulu untuk memahami kondisi penyakit Anda sendiri adalah hal yang baik, tetapi tidak disarankan untuk melakukan diagnosis dan pengobatan terhadap diri sendiri.

MRI : memiliki akurasi yang tinggi dalam diagnosis kualitatif tumor jinak dan ganas, dan dapat menentukan apakah ada lesi multipel atau multisentris, sangat membantu untuk memilih lumpektomi atau tidak.

PET-CT : Tidak hanya dapat melakukan diagnosis kualitatif yang lebih akurat untuk massa, tetapi juga secara akurat mendeteksi metastasis jauh dan kekambuhan lokal, dapat segera mengevaluasi kemanjuran kemoterapi.

USG : Dapat menentukan dengan jelas apakah benjolan payudara bersifat substantive atau kistik, serta kondisi suplai darah pada massa. Selain itu juga bisa medeteksi gejala yang sulit didiagnosis dengan mammografi. USG dan mammografi memiliki keunggulannya sendiri dan tidak dapat sepenuhnya menggantikan satu sama lain. Untuk beberapa penyakit, kombinasi dari penggunaan kedua metode dapat meningkatkan akurasi diagnosis.

Mammografi : Pemeriksaan ini banyak dipilih pasien karena cost-effective. Namun ada banyak faktor yang mempengaruhi sensitivitas mamografi, yang mungkin dapat mempengaruhi penentuan lesi halus.