80% Kanker Payudara Dapat Didiagnosa Sejak Dini

Dalam beberapa tahun terakhir, insiden kanker payudara pada pekerja kantoran di perkotaan semakin tinggi, dan ada kecenderungan yang jelas dimana kanker dialami oleh kalangan muda. Para ahli mengemukakan bahwa jika kanker payudara ditemukan lebih awal, ada peluang besar untuk sembuh secara total. Jika wanita secara rutin melakukan USG dan X-ray, tingkat diagnosis dini kanker payudara dapat mencapai lebih dari 80%.

Tingkat insiden kanker payudara telah memasuki periode pertumbuhan yang cepat di China, dengan tingkat pertumbuhan yang terus meningkat 2-3% setiap tahunnya. Saat ini menempati peringkat pertama untuk tumor ganas pada wanita perkotaan, bahkan kecenderungan terjadinya kanker pada kalangan muda semakin nyata, sebagian pasien kanker payudara berusia di bawah 30 tahun. Para ahli mengatakan bahwa di Eropa dan Amerika Serikat, tepatnya kalangan usia 40 tahun ke atas, 1 dari 8 diantaranya terkena kanker payudara. Tetapi karena negara-negara ini telah menjadikan pemeriksaan X-ray dan USG sebagai cara utama skrining kanker payudara pada wanita, sehingga tingkat diagnosis dini kanker payudara lebih dari 80%. Tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara mencapai 80-90%, dan tingkat lumpektomi juga lebih dari 60%. Kasus kanker payudara di China memiliki karakteristik sebagai berikut, pertama, tingkat kematian meningkat dengan cepat, dan kedua, tingkat lumpektomi rendah. Menurut riset, hal ini dikarenakan rendahnya tingkat deteksi dan diagnosis dini kanker payudara.

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menghimbau wanita yang berusia 30 tahun ke atas untuk rutin menjalani pemeriksaan payudara dengan USG dan X-ray setiap tahunnya, sehingga sebagian besar kanker payudara dapat dideteksi sejak dini. Dibandingkan dengan wanita Eropa dan Amerika, wanita China memiliki ukuran payudara yang lebih kecil, jaringan kelenjar yang padat dan jaringan adiposa yang lebih sedikit. Pemeriksaan USG pada payudara dapat secara efektif mengidentifikasi lesi kistik dan lesi solid. Pemindaian kelenjar getah bening aksila secara nyata lebih baik daripada X-ray, juga tidak menyebabkan kerusakan akibat radiasi.