Cara Efektif Mencegah Kanker Serviks Pada Wanita

Kanker serviks pernah menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian paling banyak pada wanita, sebelum adanya tes pap smear untuk mencegah kanker serviks dan mendeteksi sejak dini sel kanker. Tes sederhana ini dilakkan dengan mengambil sel-sel dari serviks dan menganalisisnya dibawah mikroskop, telah berhasil mengurangi angka kematian akibat kanker serviks.

Dengan melakukan skinning secara teratur dapat mencegah kanker serviks dan mencegah kematian. Karena biasanya diperlukan beberapa tahun bagi sel-sel normal di leher rahim untuk berubah menjadi sel kanker.

Pada wanita paruh baya lebih berisiko terkena kanker serviks dari pada wanita yang berusia 20 tahun. Namun, kebanyakan wanita paruh baya tidak menyadari risiko tersebut. Faktanya, kasus kanker serviks lebih dari 15% terjadi pada wanita diatas 50-65 tahun.

Meskipun tingkat kematian telah menurun, kanker serviks masih merupakan mimpi buruh bagi kaum wanita. Penyebab dari kanker serviks adalah Human Papillomavirus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak seksual vagina, anal ataupun oral.

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Serviks

Pemberian vaksin HPV dapat mencegah kanker serviks atau menurunkan risiko terkena kanker serviks. Vaksin HPV adalah vaksin yang dapat melindungi infeksi HPV. Vaksin dapat mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18, kedu tipe ini yang menyebabkan kanker serviks pada wanita. Seperti imunisasi lain yang menjaga dari infeksi virus, vaksin HPV merangsang tubuh untuk menghasilkan antibody yang, di kemudian hari bertemu dengan HPV, mengikat virus dan mencegah kanker serviks.

Vaksin HPV sangat efektif dalam mencegah infeksi dengan tipe HPV yang mereka targetkan ketika diberikan sebelum pajanan awal virus — yang berarti sebelum individu mulai melakukan aktivitas seksual. Vaksin ini ditemukan memberikan hampir 100% perlindungan terhadap infeksi serviks persisten dengan HPV tipe 16 dan 18 dan perubahan sel serviks yang disebabkan oleh infeksi persisten ini.Adapun cara lain untuk mencegah kanker serviks:

- Tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol

- Tidak berganti-ganti pasangan seksual

- Tidak memakai jarum suntik yang sama dengan orang lain

- Gunakan pengaman atau kondom saat melakukan hubungan intim

Gejala dari Kanker Serviks

Pada tahap awal jarang sekali atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali sampai berbuluan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah terinfeksi. Adapun gejala kanker serviks meliputi:

- Keputihan abnormal

- Nyeri bagian panggul

- Sakit saat melakukan hubungan intim

- Pendarahan setelah hubungan intim

- Pendarahan pada masa menopause

- Terdapat benjolan seperti kembang kol di area vagina

Jika menemukan gejala seperti ini Anda harus segera periksakan ke dokter, mencegah kanker serviks sejak dini dapat menyembuhkan penyakit semakin cepat dan efektif. Menurut ahli onkologi St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menuturkan, bahwa dari yang awalnya stadium awal sampai pada stadium akhir adalah sebuah proses. Semakin cepat diobati, hasilnya akan semakin efektif. Tingkat keganasan kanker serviks sangatlah tinggi, sekitar 70% pasien sudah memasuki stadium akhir saat terdiagnosa.

Pilihlah rumah sakit kanker yang memiliki metode pengobatan tanpa operasi dan kemo, yang minim efek samping dan minim luka. Seperti rumah sakit kanker St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou yang memiliki 18 teknologi pengobatan minim invasiv. Metode pengobatan baru ini ditujukan bagi pasien yang takut atau tidak sanggup menjalani operasi dan kemo yang memiliki efek samping yang besar.

Itulah beberapa cara mencegah kanker serviks pada wanita. Untuk informasi pengobatan dan konsultasi gratis bisa menghubungi nomor telepon 081297897859 (telp/wa) atau bisa melalui chat online dengan klik gambar dibawah ini.

Ditinjau oleh: Dr. Peng Xiaochi