Munculnya Lesung Payudara Mungkin Indikasi Kanker Payudara

Nyonya Zhang, 46 tahun, saat mandi menemukan adanya bagian cekung pada kulit luar payudara kiri, dan sebuah benjolan keras kecil di bawahnya. Keesokan paginya, ia bergegas ke dokter dan didiagnosis kanker payudara.

Petunjuk Kulit Payudara Untuk Penyakit Payudara


Kanker payudara,Pemeriksaan kanker payudara, Terapi kanker payudara, Terapi kanker, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou


Kulit payudara berhubungan erat dengan penyakit payudara. Lesung kecil di payudara menandakan bahwa serat jaringan ikat di bawah kulit memendek. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kanker payudara, tuberkulosis, mastitis akut atau bekas luka kontraktur lokal pasca operasi payudara, atau trauma payudara, atrofi lemak parsial.

Jika disertai dengan kulit payudara memerah, bengkak, panas, serta gejala nyeri, biasanya ini adalah peradangan akut payudara, seperti mastitis akut dan abses payudara. Jika permukaan tidak ada tanda radang, terkadang kulit bahkan berubah menjadi seperti kulit jeruk, maka Anda harus waspada. Singkat kata, jika tanda-tanda di atas muncul pada kulit payudara, segeralah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.

Bagaimana Tanda Lesung Payudara Terbentuk?

Dokter menjelaskan, munculnya cekung pada payudara, dahulu disebut “tanda lesung” karena bentuknya menyerupai lesung pipit. Ini karena pada stadium awal kanker payudara, ada massa tunggal berbentuk bulat atau oval tanpa rasa sakit pada bagian dalam payudara. Kemudian seiring perkembangan penyakit, muncul hiperplasia reaktif pada jaringan di sekitar tumor. Ketika jaringan kanker meresap ke dalam ligamen fibrosa yang menghubungkan kelenjar dan kulit, itu menyebabkan kontraksi ligamen. Namun ligamen ini tidak membesar mengikuti kanker, menyebabkan kulit di permukaan tumor tertarik dan menjadi cekung, sehingga cekungan kulit superfisial yang terbentuk adalah "tanda lesung".

Pemeriksaan SADARI Sangat Penting Untuk Pencegahan Kanker Payudara

Dokter menghimbau, wanita perlu meningkatkan kesadaran perawatan kesehatan mereka dan sering melakukan pemeriksaan diri. Caranya, berbaring di tempat tidur, raba payudara dengan telapak tangan Anda. Periksa payudara kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya. Jika teraba satu benjolan tanpa rasa sakit, perhatikan apakah ada "tanda lesung". Jika "tanda lesung" stadium awal tidak jelas, Anda dapat berdiri tegak, dengan posisi kedua lengan diangkat di atas kepala, tubuh bagian atas condong ke depan agar payudara terkulai, atau angkat payudara dengan tangan, cekung pada "tanda lesung" dapat terlihat lebih jelas.

Selain itu, massa payudara tidak bisa menunggu sampai "tanda lesung" muncul baru ke dokter, karena pada saat itu kanker payudara sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu, pergi ke dokter saat Anda menemukan benjolan tanpa terasa sakit adalah waktu terbaik untuk mencari pengobatan medis.

Saran ahli :

Untuk wanita berusia 20-39 tahun, lakukan SADARI setiap bulan, dan USG setiap 1-3 tahun. Untuk wanita berusia di atas 35 tahun lakukan sekali mammografi dasar.

Untuk wanita berusia 40-49 tahun, lakukan SADARI setiap bulan, USG setiap tahun, dan mammografi setiap 1-2 tahun.

Untuk wanita di atas usia 50 tahun, lakukan SADARI setiap bulan, USG dan mammografi setiap tahun.