Apa Saja Tanda – Tanda Awal Kanker Payudara ?

Kanker payudara adalah penyakit yang paling membahayakan kesehatan wanita di seluruh dunia, angka kejadian kanker payudara di China terus meningkat hingga saat ini. Kanker payudara termasuk tumor ganas permukaan, dibandingkan dengan tumor ganas lainnya, cenderung lebih mudah disadari. Kanker payudara memiliki masa inkubasi lebih lama, dan perkembangannya lebih lambat, dari awal terbentuk hingga bisa terdiagnosa secara klinis berlangsung rata-rata selama 8 tahun. Dengan demikian, kanker payudara harus didiagnosa dan diobati dini, dengan begitu peluang kesembuhannya akan mencapai tingkat ideal.


Kanker Payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Pengobatan Kanker Payudara, Benjolan Kanker Payudara


Tanda paling awal dari kanker payudara adalah munculnya benjolan kecil, namun tidak ada rasa nyeri. Benjolan ini biasanya hanya ada satu, teksturnya keras seperti batu, permukaannya halus, meskipun tidak ada perbatasan jelas dengan jaringan sekitarnya, namun dapat bergerak dan tidak ada rasa nyeri, biasanya sering disadari pada saat mandi atau mengganti pakaian. Seiring berjalannya waktu, benjolan akan terus membesar, menyerang permukaan kulit dan terjadi adhesi kulit, serta menyebabkan kulit mengkerut, hal ini adalah gejala yang paling mudah ditemukan pada kanker payudara. Ketika benjolan menyerang bagian dalam, terjadi adhesi ke bagian dalam jaringan, pada fase ini benjolan tidak bisa bergerak lagi. Jika benjolan terus berkembang, akan menyebabkan payudara menciut, mengeras, puting susu berpindah ke atas, dan dalam hitungan bulan, benjolan payudara akan membesar dan membengkak secara signifikan. Jika sudah sampai stadium lanjut, sel kanker sudah menyerang pleura dan otot bagian dada, benjolan menetap, terjadi pembengkakan di sekitar massa yang diakibatkan retensi cairan getah bening, banyan titik seperti lubang sehingga kulit terlihat seperti “kulit jeruk”, kemudian pecah, berdarah, keluar cairan, menjadi luka yang sulit diobati.

1.Benjolan

Bagi wanita dewasa, jika Anda menemukan benjolan pada payudara, jangan diabaikan, untuk menghindari kemungkinan terbentuknya kanker payudara.

Pertumbuhan kanker payudara ada yang cepat, ada pula yang lambat. Namun umumnya kanker payudara memiliki perkembangan yang agak lambat, kanker akan berkembang lebih cepat pada wanita hamil atau menyusui. Ukuran benjolan ada yang besar, ada juga yang kecil. Semakin kecil benjolan, peluang penyebarannya juga semakin kecil, kesempatan untuk sembuh pun semakin besar. Oleh karena itu, wanita harus teliti dalam pemeriksaan payudara untuk menghindari kelalaian. Bentuk benjolan bermacam-macam, ada yang berbentuk lingkaran, ada juga yang lonjong, sehingga cenderung sulit dibedakan dari jaringan normal, serta memiliki tekstur yang keras. Benjolan pada kanker payudara stadium awal umumnya dapat digerakkan dengan jari, tetapi jika benjolan menyerang otor pectoralis dan dinding dada, pergerakannya menjadi agak terbatas.

2.Rasa Nyeri

Sebagian besar pasien awalnya tidak merasakan sakit, hanya sedikit pasien yang merasakan tingkat kesakitan yang tidak sama. Biasanya ada rasa nyeri yang tersembunyi, sakit seperti ditarik atau sakit seperti ditusuk jarum, sebagian besar bersifat paroksismal, hanya stadium lanjut yang mengalami sakit terus menerus.

3.Perubahan Kulit

Ketika jaringan kanker menyerang kulit dan menyebabkan kulit masuk ke dalam berbentuk seperti “lesung pipi”, ini berarti jaringan kanker menyerang jaringan di bawah sekitar kulit, menyebabkan timbulnya nodul kecil di bawah kulit, beberapa nodul kecil disebut sebagai “kanker armor”. Dan ketika sel kanker menyerang kulit dan pecah, akan terjadi luka.

4.Perubahan Puting Susu

Ada dua perubahan pada puting susu, pertama adalah puting masuk ke dalam, semakin dalam, tidak bergerak, atau menonjol keluar. Kedua, puting mengeluarkan cairan, dan cairan bercampur darah, terlihat seperti darah, susu atau air.

5.Perubahan Kontur Payudara

Payudara normal memiliki kontur yang elastis, jika ada kelainan dalam hal ini, seperti tonjolan di permukaan kulit, ini mungkin adalah gejala awal kanker payudara.

Pembentukan kanker sering melewati proses yang panjang. Sebelum kanker terbentuk sepenuhnya, jaringan sekitar harus mengalami perubahan morfologis. Sebagai pendahulu, dari ringan ke berat, akumulasi secara bertahap, sampai akhirnya berkembang menjadi tumor ganas. Kelainan pada jaringan lokal terjadi sebelum terbentuknya kanker, tetapi mendiagnosa tumor ganas tidak cukup hanya dari perubahan patologis saja, patologi dikenal sebagai tanda awal kanker, secara klinis dikenal sebagai “lesi prakanker”.

“Lesi prakanker” dapat disembuhkan setelah menjalani pengobatan yang tepat. Selain itu, lesi prakanker bisa berubah menjadi kanker, namun membutuhkan waktu yang cukup lama. Beberapa dari mereka akan menjadi lebih ringan secara bertahap, sebagiannya lagi akan terus berkembang atau tidak berubah sama sekali, bahkan setelah mati, hasil pemeriksaan tidak ada perubahan. Namun sebagian akan bertambah parah secara bertahap, sampai akhirnya berubah menjadi kanker. Oleh karena itu, bagi pasien yang terdiagnosa lesi prakanker, jangan takut, ingat bahwa diagnosa dan pengobatan dini adalah kunci utama pengobatan “lesi prakanker”.